Edisi 22 Oktober 2026Dari lobi sampai grand final.
← Arena PixelEsports

Analis esports: pekerjaan sunyi yang menentukan draft sebelum pertandingan dimulai

Tidak pernah ada di panggung, jarang disebut di siaran. Namun keputusan di menit pertama sering lahir dari mejanya.

Analis esports: pekerjaan sunyi yang menentukan draft sebelum pertandingan dimulai
Foto: T / Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Di hampir setiap tim esports yang serius, ada satu orang yang menonton lebih banyak pertandingan daripada siapa pun, tapi tidak pernah memainkannya. Ia hadir di ruang latihan, duduk di belakang layar saat pertandingan, dan menghilang begitu kamera menyorot pemain yang menang. Jabatannya analis, dan profesi ini mungkin pintu masuk ke dunia esports yang paling jarang dibahas.

Apa yang dikerjakan seharian

Baca juga: Apa yang sebenarnya dikerjakan pelatih tim esports di luar jam pertandingan

Pekerjaan analis dimulai dari rekaman. Pertandingan lawan ditonton berulang kali, dicatat, lalu dipecah menjadi pola: pilihan karakter yang disukai, waktu mereka biasanya menyerang, kebiasaan saat tertinggal. Catatan ini diubah menjadi laporan singkat yang bisa dibaca pelatih dan pemain tanpa perlu membuka lembar kerja yang rumit.

Bagian kedua adalah membaca tim sendiri. Analis mencari kebiasaan buruk yang tidak disadari pemain, misalnya posisi yang selalu sama saat bertahan atau keputusan tergesa ketika unggul. Di sini pekerjaannya lebih sensitif, karena menunjukkan kesalahan orang yang bermain jauh lebih baik dari dirinya membutuhkan cara penyampaian yang tepat.

Keahlian yang dibutuhkan

Berbeda dengan pemain, analis tidak harus punya peringkat tinggi. Yang lebih penting adalah kemampuan mengamati dengan sabar, merapikan catatan, dan menjelaskan temuan dalam bahasa yang sederhana. Banyak analis berangkat dari latar belakang yang tidak ada hubungannya dengan game kompetitif: mahasiswa statistik, bekas jurnalis, atau penonton tekun yang mulai membuat catatan untuk komunitasnya sendiri.

Kemampuan lain yang sering tidak disebut adalah daya tahan terhadap kebosanan. Menonton pertandingan yang sama lima kali untuk mencari satu detail bukan pekerjaan yang menyenangkan bagi kebanyakan orang. Mereka yang bertahan di profesi ini biasanya memang menikmati proses itu.

Jalur masuk dan masa depannya

Jalur masuk yang paling umum adalah dari bawah: membuat analisis untuk tim komunitas, membagikannya di media sosial atau forum, lalu dilirik tim yang lebih besar. Portofolio berupa tulisan dan catatan pertandingan sering lebih meyakinkan daripada ijazah.

Yang menarik, karier analis tidak punya batas usia sependek pemain. Refleks tidak menua secepat kemampuan membaca pola. Bekas analis bisa bergerak menjadi pelatih, manajer tim, atau pindah ke sisi penyelenggara dan siaran. Bagi orang yang mencintai game kompetitif tapi tahu tidak akan jadi pemain profesional, ini jalan yang sering tidak terlihat karena memang tidak pernah berada di bawah sorot lampu.

TK
Taufik KusumaningrumTaufik menulis soal konsol, handheld, dan perangkat bermain di Arena Pixel sejak 2024. Ia mengukur frame rate dengan alat perekamnya sendiri dan tidak percaya angka dari materi promosi.